Searching...

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO)

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO) Untuk anda dimana saja berada, mari ulurkan tangan anda agar dapat membantu sesama manusia yang sedang tertimpa musibah dan mereka yang dalam keadaan kekurangan sangat membutuhkan pertolongan anda. SALURKAN BANTUAN ANDA KE REKENING BANK INI: BRIva 252211110316596 a/n PEKA PEDULINDO - PermataBank 8545580000316596 a/n PEKA PEDULINDO

Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI ZAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)

Babi ngepet, ritual mistis meraih kekayaan secara instan


Kesulitan ekonomi menjadi salah satu alasan seseorang mencari jalan pintas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak jarang, tindakan kriminal seperti mencuri, menipu dan merampok kerap ditempuh seseorang yang enggan berkeringat untuk mencari uang.

Namun, tindakan kriminal bukan satu-satunya jalan yang bisa ditempuh seseorang yang telah putus asa. Sebab, tindakan tak terpuji lainnya yang dilarang agama juga kerap dilakukan, salah satunya adalah jalan pesugihan babi ngepet.

Beberapa mitos menceritakan, babi ngepet adalah sebuah bentuk pesugihan yang dilakukan seseorang yang ingin cepat kaya lewat jalan pintas tanpa harus berkeringat.

Sebelum menjadi babi ngepet, seseorang harus terlebih dahulu datang ke lokasi pesugihan, salah satu contohnya adalah gunung yang didiami siluman babi.

Di tempat itu biasanya sudah ada kuncen atau dukun yang siap membimbing sang pencari pesugihan, untuk meminta kekayaan secara instan kepada makluk halus yang menghuni lokasi.

Namun, sebelum ritual dimulai, biasanya sang kuncen akan memaparkan sejumlah syarat yang harus disanggupi untuk dipenuhi sang pencari pesugihan. Syarat-syarat yang diajukan itu tidaklah ringan, salah satunya adalah tumbal nyawa manusia.

Biasanya, yang dijadikan tumbal adalah anggota keluarga yang paling disayangi seperti orang tua, adik, kakak, atau anak. Setelah syarat-syarat tersebut disanggupi, ritual pun dimulai.

Babi ngepet biasanya beraksi pada malam hari. Dia menyedot uang yang dimiliki korban dengan cara menggesek-gesekan tubuhnya ke dinding rumah korban. Kemudian sim salabim, uang itu pun secara ajaib akan pindah ke rumah si babi ngepet.

Babi ngepet tidak bisa sendirian dalam menjalankan aksinya. Dia biasanya dibantu oleh sang istri yang bertugas sebagai penjaga lilin.

Menurut legenda, lilin tersebut berfungsi sebagai lampu kehidupan si babi ngepet. Si babi ngepet dalam keadaan bahaya, jika api lilin bergerak-gerak tak tentu arah.

Saat itulah peranan sang istri diperlukan. Dia harus segera meniup api lilin hingga mati, agar suaminya dapat menghilang dan selamat.

Namun jika api lilin mati sendiri, maka sang babi ngepet kemungkinan sudah tak bernyawa lagi atau telah tertangkap, dan tak akan bisa kembali ke wujud manusia. Dia pun akan menjadi budak siluman selamanya.

Karena itu, mencari kekayaan dengan jalan menempuh pesugihan lebih baik tak usah terlintas dalam pikiran Anda. Sebab, masih banyak cara lazim dan halal yang bisa ditempuh untuk mencari uang dan kekayaan.

Sumber: Merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar