Searching...

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO)

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO) Untuk anda dimana saja berada, mari ulurkan tangan anda agar dapat membantu sesama manusia yang sedang tertimpa musibah dan mereka yang dalam keadaan kekurangan sangat membutuhkan pertolongan anda. SALURKAN BANTUAN ANDA KE REKENING BANK INI: BRIva 252211110316596 a/n PEKA PEDULINDO - PermataBank 8545580000316596 a/n PEKA PEDULINDO

Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI ZAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)

Pelaku Pembantaian Diringkus Sakit Hati Dituduh Dukun Santet

indosiar.com, Jakarta - Tersangka pelaku pembantaian pasangan suami isteri di Bandung, Jawa Barat akhirnya berhasil diringkus polisi. Tersangka yang masih tetangga korban mengaku sakit hati dituduh sebagai dukun santet, hingga ia tega menggorok Emi hingga tewas serta melukai suaminya Emet yang kini kritis di rumah sakit.
Tersangka bernama Asep Zakaria itu diringkus Satuan Reserse Kriminal Satreskrim Polres Bandung, Jawa Barat, dalam persembunyiannya diatas Bukit Singa sekitar 10 kilometer dari tempat ia tinggal. Tersangka pelaku pembantaian pasangan suami isteri Emet dan Emi itu adalah tetangga korban, sama - sama warga Desa Sukamulya, Kecamatan Kuta Waringin, Kabupaten Bandung.
Tersangka berterus terang telah merencanakan pembantaian itu. Ia menyelinap kedalam rumah korban yang sedang tertidur lelap, lalu menggorok dengan pisau dapur Emi hingga tewas. Sementara itu Emet suami Emi yang sempat menghindar, dihujani tusukan pada bagian kepalanya.
Tersangka tega karena mengaku sakit hati terhadap korban yang sering menuduhnya sebagai dukun santet. Polisi menyita barang bukti sebilah samurai serta pisau dapur milik tersangka, namun menurut tersangka ia hanya menggunakan pisau dapur untuk melaksanakan niatnya itu.
Aksi pembunuhan yang sengaja direncanakan sebelumnya tersebut mengakibatkan tersangka yang mengaku kesal, terancam hukuman seumur hidup. Sementara itu salah satu korban, yakni Emet masih dirawat dirumah sakit.

0 komentar:

Posting Komentar