Searching...

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO)

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO) Untuk anda dimana saja berada, mari ulurkan tangan anda agar dapat membantu sesama manusia yang sedang tertimpa musibah dan mereka yang dalam keadaan kekurangan sangat membutuhkan pertolongan anda. SALURKAN BANTUAN ANDA KE REKENING BANK INI: BRIva 252211110316596 a/n PEKA PEDULINDO - PermataBank 8545580000316596 a/n PEKA PEDULINDO

Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI ZAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)

Diduga Dukun Santet Korban Tewas Dibakar

indosiar.com, Pasuruan - (22/11/2012) Isak tangis keluarga dan kerabat sektika pecah saat jenazah Surono alias Wungkul tiba di rumahnya di Dusun Tegal Kidul Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen, Pasuruan Jawa Timur setelah dilakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara, Jawa Timur, Rabu sore.

Bahkan putri korban jatuh pingsan, tak kuasa menahan kesedihan. Korban 2 hari lalu ditemukan tewas menewaskan dalam jasad yang terbakar. Sebelumnya warga menduga korban merupakan pelaku pencurian sepeda motor yang dibakar masa.

Namun setelah teridentifikasi korban ternyata Surono alias Wangkul seorang pencari rumput yang juga bisa menyembuhkan penyakit dengan pengobatan alternatif.

Tetangga korban menuturkan, sebelum ditemukan tewas pada Minggu malam, korban dijemput oleh beberapa orang untuk menyembuhkan warga yang sakit.

Sejak itu, korban tidak pulang ke rumah dan ditemukan sudah tewas dalam kondisi jasadnya dibakar. Usai disemayamkan di rumah duka, korban selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Sementara itu, polisi kini masih melakukan penyelidikan dan terus memburu pelaku pembunuhan sadis itu. Kejadian naas yang dialami Surono ini, sama dengan yang dialami kakaknya Mat Taryit, beberapa tahun lalu. Yang juga dibunuh secara sadis karena dituduh dukun santet. Pelakunya hingga kini belum ditangkap.

0 komentar:

Posting Komentar