Searching...

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO)

PELINDUNG KEHIDUPAN PEDULI INDONESIA (PEKA PEDULINDO) Untuk anda dimana saja berada, mari ulurkan tangan anda agar dapat membantu sesama manusia yang sedang tertimpa musibah dan mereka yang dalam keadaan kekurangan sangat membutuhkan pertolongan anda. SALURKAN BANTUAN ANDA KE REKENING BANK INI: BRIva 252211110316596 a/n PEKA PEDULINDO - PermataBank 8545580000316596 a/n PEKA PEDULINDO

Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI ZAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)

Dalami Ilmu Hitam Bapak Setubuhi Tiga Putri Kandung

indosiar.com, Jakarta - (Kamis, 25.10.2012) Efek negatif memperdalam ilmu hitam terjadi di Jakarta. Seorang bapak yang mengaku sedang mendalami ilmu tertentu, menjadikan ketiga anak kandungnya sebagai syarat. Ayah bejat ini tidak saja mengambil keperawanan, tapi juga menyetubuhi ketiga anaknya delapan tahun terakhir, di rumah mereka. Rabu kemarin ayah bejat ini ditangkap.
Ada pepatah seganas-ganasnya harimau tak akan tega memakan anaknya sendiri. Tapi pria bernama Zaeni ini mengambarkan fakta, ia bisa lebih ganas dari hewan harimau sekalipun. Bayangkan, warga Kampung Gempol, Cakung, Jakarta Timur ini ditangkap karena dilaporkan telah menyetubuhi tiga putri kandungnya, di rumah mereka selama 8 tahun terakhir. Dan ia lakukan secara bergiliran.
Dihadapan polisi, Zaeni mengakui seluruh perbuatan amuralnya itu. Bahkan ketika putri sulungnya telah bersuami, Zaeni mengaku tetap mengulangi perbuatannya saat sang menantu tak berada di rumah.
Aksi amoral Zaeni ini akhirnya terbongkar setelah WN, salah satu putrinya tak tahan lagi dengan perbuatan ayah mereka yang memilih kabur dari rumah ketika sang ayah hendak menyetubuhinya. Kesempatan kabur digunakan WN untuk melapor ke polisi. WN justru baru mengetahui kalau kedua kakaknya sudah menjadi korban setelah berada di kantor polisi.
Katinah, istri pelaku, ibu dari para korban tentu yang paling menanggung luka batin. Bayangkan, wanita ini telah lama mengetahui kelakuan suaminya, tapi tak bisa berbuat banyak karena juga dibawah ancaman sang suami. Kini ia berharap suaminya menerima hukuman setimpal dengan perbuatan bejatnya.

1 komentar:

  1. seganas-ganasnya harimau tak akan tega memakan anaknya sendiri karena harimau tidak dipengaruhi oleh jin/syetan/iblis. kalau pak Zaeni akalnya kalah oleh hati yang dikuasai jin/syetan/iblis

    BalasHapus