Social Icons

Featured Posts

Selamat Datang Para Pengunjung Blog
Ilmu Pelindung Kehidupan

Ada hal-hal yang ingin ditanyakan, atau hal-hal yang menyangkut penyembuhan
penyakit medis dan non medis, silahkan isi buku tamu.

Apa itu Ilmu Pelindung Kehidupan?, Ingin mengetahui lebih, silahkan kontak no. hp saya untuk penjelasannya.

Dituding Praktik Ilmu Hitam, Perempuan Ini Tewas Dikeroyok

Suara.com - Seorang perempuan di Bihar, India, tewas dikeroyok massa lantaran dituduh melakukan praktik ilmu hitam.
Perempuan itu dipukuli sampai mati oleh sesama warga desa karena dituduh melakukan praktik ilmu hitam ," kata petugas kepolisian Distrik Champaran, Bihai, Kumar Singh kepada Newvision.
Polisi menerangkan, semua berawal saat warga desa berkumpul untuk membicarakan sengketa tanah dengan keluarga si perempuan. Namun yang terjadi, mereka justru menyerang perempuan tersebut setelah menuduhnya menurunkan penyakit dan nasib buruk kepada desa dengan ilmu hitamnya.

Perempuan malang itupun akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
"Tampaknya, ini adalah kasus sengketa lahan dan si perempuan dijadikan korban sebagai bentuk balas dendam (atas sengketa tersebut). Polisi masih menyelidiki kasus tersebut," kata Singh.
Namun, belum ada seorangpun yang ditangkap dan dijadikan tersangka oleh polisi.
"Tetapi hingga kini, belum ada penangkapan yang dilakukan karena semua tersangka yang disebutkan melarikan diri setelah kejadian," katanya.

Menurut keterangan suami perempuan itu, sedikitnya ada 14 warga desa yang mengeroyok perempuan malang tersebut.
Perempuan kerap dituding menjadi pelaku praktik ilmu hitam untuk menyelesaikan sengketa atau tragedi di kawasan pedesaan terpencil dan terbelakang. Masyarakat di tempat tersebut sebagian besar masih percaya pada takhyul. Bahkan, dalam beberapa kasus, para perempuan ditelanjangi terlebih dahulu sebagai hukuman. Tak jarang pula mereka dibakar, atau diseret lalu dibunuh di luar rumah. (Newvision)

Ingin Jadi Tukang Sihir, Ayah Tega Bunuh Lima Anaknya


Suara.com - Sungguh tega ayah enam orang anak asal Pakistan yang kini jadi buronan ini. Diduga karena tengah terobsesi ingin menjadi ahli sihir atau menguasai ilmu hitam, dia dengan kejamnya telah mencekik lima orang anaknya hingga tewas.

Sebagaimana diberitakan AFP yang mengutip keterangan aparat kepolisian setempat pada Jumat (9/1/2015) lalu, Ali Nawaz Leghari (40), nama lelaki itu, melakukan dugaan pembunuhan terhadap kelima anaknya pada Kamis (8/1) malam. Peristiwa itu terjadi di Desa Saeed Khan, yang berjarak sekitar 230 km sebelah utara Karachi.

Disebutkan, kedua putri dan tiga putra yang dibunuh ayah mereka, itu berusia antara tiga sampai 13 tahun. Menurut polisi, sang ayah diduga melakukannya demi mendapatkan kekuatan magis, termasuk kemampuan mengubah benda-benda.

"Kondisi keuangan lelaki itu tampaknya tidak bagus, dan dia belakangan diketahui coba mempelajari ilmu hitam. Tampaknya, dia melakukan itu (pembunuhan) sebagai semacam pengorbanan demi mendapatkan ilmunya," ungkap Qamaruddin Rahimo, salah seorang petugas polisi.

Amjad Sheikh, kepala pollisi di daerah itu, juga membenarkan adanaya kejahatan tragis tersebut. Peristiwa itu menurutnya dilakukan Leghari yang tengah menjalani Chilla, semacam "perjalanan spiritual" selama 40 hari, yang diajarkan kepadanya oleh seorang pir (orang suci). Orang suci itu pulalah yang diharapkan Leghari bisa mengajarinya ilmu sihir.

Sementara menurut Rahimo pula, pada Selasa lalu, Leghari dilaporkan sempat mencoba meracuni makan malam keluarganya, namun ketahuan oleh istrinya. Kejadian itu pun berujung pada pertengkaran di antara maereka, yang membuat sang istri membawa putra sulungnya lari ke rumah orang tuanya.

Namun, justru dengan kepergian istri dan putra sulungnya itulah, menurut Rahimo lagi, Leghari malah bebas melanjutkan niat jahatnya. Usai membius kelima anaknya, dia lantas mencekik mereka menggunakan tali yang ada di rumahnya.

"Dia mencekik mereka satu demi satu di dalam kamar, lalu meninggalkan begitu saja jenazah mereka di atas sebuah tempat tidur di halaman terbuka," ungkap Rahimo lagi, sambil menambahkan bahwa kepolisian kini tengah memburu lelaki kejam tersebut.

Praktik ilmu hitam sendiri masih mengakar di beberapa kawasan di Pakistan, bahkan tergolong kuat dan dipercaya di lingkungan di mana Leghari dan keluarganya tinggal. Para penggiat praktik itu biasanya dikenal sebagai pir (orang suci) atau aamil (semacam penyihir). [AFP]
 
Blogger Templates